Sunday, 11 August 2013

#2. Gadis Laut

Kali ini, Gadis Laut dua kembali berjalan ditepi pantai.
Hanya saja, ia tidak melihat anak-anak yang membuat istana pasir dan mengumpulkan beberapa jenis kerang.
Ia melihat Gadis Laut satu dari kejauhan.
Si Gadis Laut satu memiliki wajah yang ramah. Pikirnya.
Matanya yang berwarna coklat berkilat-kilat senang ketika melihat laut.

“Hai..” sapa Gadis Laut dua setelah duduk disampingnya.
“Hai juga.”
“Kamu juga suka duduk menatap laut?”
“Ya, seperti yang kau lihat. Aku akan duduk diam sambil sesekali menatap langit. Bukankah ini indah?”
“Indah sekali. Kalau begitu, mari kita berteman. Karena, sepertinya aku akan sering kesini.”
“Wow. Menyenangkan sekali bisa berbagi laut bersama. Namaku Amel.”
“Senang berkenalan denganmu, Amel. Aku Vega.”

Begitulah perkenalan awal mereka
Lalu mereka duduk bersama dalam diam
Meresapi udara laut dalam paru-paru mereka
Dalam hati mereka menimbang-nimbang, siapa dulu yang akan bercerita?

No comments:

Post a Comment