Saturday, 28 September 2013

..miss you

   Akhirnya kita dipertemukan di situasi yang lebih baik kali ini.
   Dan aku senang bisa melihatmu sekali lagi. Terlebih karena kita masih mengucap janji yang sama. Mungkin ada benang merah yang mengikat hubungan kita ini, Teman.
   Ketika mengobrol denganmu, semuanya tetap serasa seperti tempo dulu. Aku merasa waktu berbalik arah: kembali ke masa lampau.
   Walaupun begitu, aku merasa sesuatu yang berbeda padamu. Apapun itu aku tetap bahagia, dan selalu mendukungmu. Memang hidup kita tak bersisian lagi, tetapi langkah kita tetap seirama, tetap menyatu.

   Teman, yang terpenting bagiku adalah: aku cukup bahagia melihatmu tumbuh dewasa dan menjadi pribadi setegar karang. Ku yakin, kau pun merasakan begitu.
   Aku pun berdoa padaNya agar persahabatan kita ini berlangsung untuk selamanya. Sampai pipi kita keriput, dan tubuh ini menjadi rapuh.
   Semoga kita berjumpa lagi, Sobat Kecil-ku.


28/9/13
GGY

Saturday, 21 September 2013

Life would be perfect if...

..Sweatpants were always sexy
..Junkfood was healthy
..Nothing was regrettable
..Mondays were FUN
..Guy's weren't confusing
..Drama didn't exist goodbye
  were only meant until tommorow
..Wishes came true

Thursday, 19 September 2013

my dreams

        Waktu SD, gue punya impian buat nghias kamar gue sendiri. Entah pake wall sticker ato mural (teknik ngelukis di dinding). Buat gue, itu kesenengan tersendiri yang ga bisa di deskripsikan (cuih!). Hehehe :p
        Jadi, pas tadi pagi gue iseng liat-liat di Google, gue nemu sejenis kamar impian gue dulu. Berasa nostalgia jadinya..



Wall Sticker



Mural

Thursday, 12 September 2013

curcol dikit ahh..

       Gue suka musik, nonton film, ketawa malem-malem pas telponan, ngisi TTS, nulis, sama baca buku. Beberapa orang yang kenal gue, anggep gue cewek rajin, kutu buku, atau hobi baca buku. Intinya sih, mereka nganggep gue cewek pinter, yang alim (bukan Anggota Lima Monyet loh!)
       Awalnya gue seneng sih dianggep gitu, tapi lama-lama kok gue jadi muak, ya? Soalnya, mereka juga anggep gue cuman sebates itu. Cuman buat pinjem catetan, diajarin ini itu, tapi buat jadi kawan dekat? NO WAY! Emang ga semua dari sebagian kecil itu sih. Mungkin bagi beberapa diantara mereka, ngliat gue sebagai cewek serius, yang ga eksis, diem, ga rame. Jadi, gue cuman ngomong dalem ati,”emang lu kenal gue berapa lama sih?”
       Gue akuin gue tipe Sanguin. Gue bukan bangga, tapi gue seneng jadi diri gue. Gue percaya sama temen-temen deket gue kalo gue ga sepicik yang mereka pikirin. Gue bisa nikmatin hidup gue dengan cara yang berbeda. Dan gue menemukan diri gue saat gue diem, merenung. Bukan dalam kondisi meriah, glamour, dll. Intinya, hidup gue indah. Gue cinta diri gue, gue cinta hidup gue. Mereka emang nyebelin, tapi gue ga mau ngabisin waktu gue cuman buat mikirin mereka yang bahkan anggep gue sekecil  semut.

       Gue juga ga nyesel sempat kenal mereka. Setidaknya gue tau siapa teman bermuka palsu dan yang tidak. Say thanks to God.

Sunday, 8 September 2013

Surprise!

         Surprise!!
         Aku terkejut bukan kepalang ketika membuka twitter, dan melihat kabar bahwa band favoritku akan meluncurkan album ke-4 nya.
         Sesuai dengan namanya, mereka membuatku terkesima dengan kekuatan baru mereka. Apalagi setelah fakum sekitar 3 tahun lamanya, dan adanya kabar yang melibatkan sang vokalis L. Walaupun begitu, para Samsonia pasti sangat menanti-nantikan kehadiran mereka kembali, tak terkecuali aku. Samsons akan kembali tampil dengan wajah baru, begitulah yang ku dengar. Hal ini juga berarti membawa kesan yang berbeda, terutama karena suara Bams tak lagi terdengar sebagai vokalis band ternama ini. D:
         But, bukan itu yang ingin ku bahas disini. Aku hanya ingin mengatakan, aku (salah seorang dari jutaan fans) merasa bahagia karena kemunculan mereka kembali, walaupun bagiku Bams-lah yang terbaik!

         Congratz, my Samsons, you’re the best!!


ini jaman"nya pas masi sama Bams


ini sekarang bareng sama Aria Dinata

Saturday, 7 September 2013

hujan di senja hari

hujan di senja hari..
dapatkah kau hapus kemarahan sang mentari?
yang melukis emosinya di kanvas langit

datangkanlah lengkungan lembut warna pelangi
agar gelap tak kunjung menggerayangi
agar bidadari pun ikut menari

jangan biarkan malam datang membayang
yang membungkam kerlip kunang-kunang
dan diam kesepian yang mengawang

bestfriend?

..apakah sahabat itu benar-benar ada?
yang bukan hanya menyejukkan seperti gerimis hujan
atau lantunan lagu yang menenangkan hati

kalau ya, maka dimanakah dia?
patutkah ia masih ku pertanyakan keberadaannya?

Friday, 6 September 2013

#4. Perjumpaan Pertama

Suatu kali, aku sedang berjalan di sepanjang pantai
Pantai hari itu sepi, membuatku bertanya-tanya sendiri
Biasanya banyak anak-anak bermain pasir
Mereka akan membuat istana pasir yang super megah
Atau mereka akan mengumpulkan variasi cangkang kerang yang bercorak unik
Aku bermain-main air sambil sesekali melempar batu
Kemudian seorang gadis menghampiriku

“Hai.” sapanya hangat
“Halo, Gadis Laut dua.” sahutku tak kalah hangat
“Apa yang membuatmu tertarik kesini, Penulis?”
“Aku sedang ingin melihat lautku, dan bertemu si Gadis Laut.”
“Kau bahkan bisa bertemu aku dalam pikiranmu dan dalam tulisanmu.”
“Yah.. Hanya sekadar ingin melihat apakah wajahmu seperti yang ku bayangkan.”
“Apakah kau ingin berbagi cerita denganku?”
“Ya, ku rasa itu ide yang bagus juga.”

Menyenangkan bisa bertemu dan berbicara langsung dengan si Gadis Laut
Ia mempunyai banyak cerita dan pemikiran yang berbeda
Aku dengan bebas bercerita apa saja padanya
Mengenai lautku, pasir, awan, dan matahari
Semoga kesempatan mempertemukan kita lagi, Gadis Laut
Aku akan bercerita lebih banyak lagi tentang diriku dan tulisan-tulisanku

―Penulis

#3. Berbagi Cerita

Kedua gadis pecinta laut itu kembali duduk bersama
Setiap hari itulah kegiatan rutin mereka
Menatap ke laut yang jauh dan luas
Mereka akan berada disana hingga menjelang malam
Ketika udara hangat berganti angin dingin yang menggigit kulit
Hingga salah satu dari mereka memutuskan untuk pulang
Dan sisanya akan mengikuti..

“Kenapa kamu suka laut?” gadis laut dua membuka topik.
“Aku senang suasana tenang dan nyaman ketika melihat laut, atau menghirup udara laut. Semuanya begitu menyenangkan. Bagaimana denganmu?”
“Kira-kira jawabannya sama denganmu. Selalu membuatku rindu. Aku sudah terbiasa hidup bersisian dengan laut sejak aku dilahirkan. Ibuku juga menyukai laut.”
“Apakah ada kenangan yang mengingatkanmu setiap kamu melihat laut?”
“Ya. Bagaimana denganmu?”
“Sama saja.”
“Maukah kita berbagi cerita? Atau pengalaman senang dan sedih?”

Lalu cerita mereka mengalir begitu saja
Dan mereka akan melakukan hal yang sama esok hari
Esok, esok, dan masih banyak esok hari lainnya
Gadis itu membayangkan hari-hari indah yang akan terwujud
Semoga Laut bisa menyimpan rahasianya, batin gadis pecinta laut dua

Fly me to the moon

Fly me to the moon, and let me play among the stars
let me see what spring is like on jupiter and mars
in other words, hold me hand
in other words, darling kiss me


fill my hearts with song, and let me sing forever more
you are all I long for all I worship and adore
in other words, please be true
in other words, I love you..