Wednesday, 3 December 2014

#6 Paris Is Always A Good Idea

          Hei Paris, kali ini biarkan aku bercerita sesuatu padamu. Malam ini aku tengah menyendiri untuk berpikir, dan menulis tentunya. Saat menulis ini, aku teringat dengan perkataanmu tempo hari.
          “Ayo buatkan puisi untukku!”
          Aku tidak menjawab apapun tapi aku terus mengingatnya, dan aku tanamkan dalam otakku: ‘oke, tenang saja. Minimal ada satu karya yang aku buatkan untukmu.’
          Alhasil, sejauh ini ada beberapa karya yang ku abadikan untuk mengingatmu dan momen-momen tertentu. Salah satunya adalah saat kau bertanya kenapa aku mau membuat tato Paris. Lalu, akhirnya ada satu karya lagi yang ku buat saat aku mengingatmu. Kau pasti sudah membacanya walau hanya sepenggal. Tapi ku pastikan kau akan membacanya dari awal sampai akhir diwaktu yang tepat. Aku janji! Dan, karya ini adalah karya keempat yang ku tulis untuk mengingat satu momen lagi.
          Paris, kau tau tidak.. kalau aku sesungguhnya iri padamu? Kenapa kau bisa dinamai Paris, sedangkan kau begitu mencintai Jepang? Kenapa bukan aku saja yang dinamai Paris, yang justru amat terobsesi dengan Paris? Dunia tidak adil ya… *drama*
          Ahh.. Paris.. Tiba-tiba aku terlintas sesuatu. Momen saat aku datang ke Jepang disaat ulang tahunmu yang ke.. 21? 22? Kau tau aku tak begitu menyukai Jepang, tapi taukah magnet apa yang membawaku terbang sampai kesana? Hanya untuk memberimu sedikit dorongan dan hanya untuk merayakan hari jadimu. Dan walaupun kau tak terus terang berkata kau senang aku datang ke Jepang, aku tau kau terhibur karena aku berada disana hari itu.
          Aku hanya berharap, dengan aku melihat langsung negara Jepang, aku bisa memiliki satu alasan untuk mencintai keindahannya. Dan… ku akui hari itu sungguh berkesan, Paris.
          Jadi.. hari itu juga aku terpikir: ‘apa tahun depan aku bisa ke Jepang lagi dan menikmati suasana di Jepang bersama?’ Mengingat seorang temanku juga yang begitu antusias untuk pergi ke Jepang.
          Bolehkah aku kesana lagi, Paris? Seandainya ya, ku harap kau punya satu kejutan untukku. Mungkin kau tak perlu lagi membawa boneka teddie-mu kemana-mana, tapi mungkin ada sesuatu yang lebih ‘out of the box’? Buatlah aku bangga dan menanti-nanti saat itu lagi, Paris. Bagaimana? Kau pasti setuju denganku, bukan? Kalau begitu, sampai jumpa di Jepang ya!
          See you soon, Paris!

(ditulis tanggal 4-12-2014 pukul 02.00 WIB)

2 comments: