Monday, 29 June 2015

#Chapter 1

KANADA.

Suatu tujuan yang sudah terlupakan--bahkan sejak bertahun-tahun yang lalu. Tidak ada memori yang teringat ketika ku dengar nama Kanada. Tidak ada sama sekali. Kemudian, yang jadi pertanyaannya adalah kenapa harus Kanada? Kenapa tidak Kroasia atau.. Perancis?

Dengan mudah aku menjawab, karena disana ada maple dan pohon oak. Maple dan pohon oak dikenal orang sebagai simbol dari Kanada. Di negara lain tentu saja ada, tetapi tidak sekhas dari asalnya, Kanada.



AMERIKA.

Satu impian besar dari Ibu untuk bisa menghirup udara dan menginjakkan kaki di benua ini. Apa memangnya yang menarik dari benua ini? Karena negara tersebut jadi negara yang kuat dan maju, iya kah?

Negara ini sempat menjadi mimpiku ketika kecil. Ketika aku takut untuk memejamkan mata, aku menghibur diri dengan membayangkan aku bisa merasakan tanganku yang membeku saat musim dingin tiba. Kedua tanganku yang gemetar berada dalam balutan sarung tangan mungil berwarna toska, hasil rajutan dari Ibu. Lalu, akan ada celoteh dari sepupuku yang sibuk merayuku untuk menemaninya membuat boneka salju. Dan wajah cemberutnya ketika aku menolak keluar rumah.

Aku membuat skenario itu dalam otakku yang baru berumur setidaknya 5,5 tahun. Dan aku mengulang skenario itu berbulan-bulan--berulang-ulang seperti kaset rusak. Saat itu, aku memantapkan hati. Ya, aku akan membawa mereka kesana suatu saat nanti.


3..2..1.. Lalu aku pun jatuh tertidur.

Tuesday, 23 June 2015

Perihal Proyek Besar Tahun ini

"keunggulan kita terletak pada kemampuan kita untuk mem-branding diri kita - Ai"


     Tahun ini adalah tahun yang hebat, penuh petualangan, dan tantangan besar. Aku akan ceritakan sebagian kisahnya. Jadi, bermula pada bulan September tahun lalu aku mulai hectic dengan proposal tugas akhir-ku. Aku bingung akan memilih judul apa sampai gonta-ganti judul karena alasan yang mendukung kurang kuat.

     Setelah beberapa kali bimbingan dan meyakinkan diri, akhirnya aku maju juga dengan membawa dua proposal ke meja dosen koordinator. Yang satu temanya KamSos (Kampanye Sosial), dan satunya bertema branding. Dua-duanya gak ada yang gampang, sama beratnya. Cumaa.. Kalo branding, udah berat pengeluarannya juga berat. Dari dua judul itu, 100% dikurangi 5% aku yakin tema branding itu yang akan diterima, dan dua bulan kemudian hasilnya sesuai perkiraanku. Aku mengangkat topik TA yang sudah ku wanti-wanti dari awal: BRANDING.

     Jujur, saat itu aku nekad banget ngambil tema branding, karena branding selalu jadi momok mahasiswa (selain berat, harus kuat di logo, dan biayanya juga ga nanggung2. Bisa berjute-jutee!), mahasiswa yang nekad ambil topik branding harus siap kopi, koyo, cemilan, dan tak lupa.. DOA! Jadi, berhubung tadi aku gak kepikiran judul lain, jadi yaudahlah judul itu aja dikuatin. Sambil dalam hati berdoa: semoga aku gak extend, Tuhan. Amin!

     Sampai akhirnya, aku melalui sidang 1, 2, 3 dengan anteng (yakin pasti lulus). Malah banyak bingungnya soalnya gak sesuai dengan gosip turun-temurun yang katanya ada mahasiswa yang nangis, rela extend karena gak mampu, dibantai habis-habisan, laporannya dilempar, dibentak-bentak, stres sampe gak bisa makan, dan momok-momok lainnya. Karena yang terjadi di aku malah sebaliknya:

1. Makan, ngemil, makan, ngemil, lantas orang-orang bingung aku gak kaya mahasiswa yang rempong tugas akhir.

2. Walaupun begitu tapi ya aku juga panik dan stres, tapi makannya teteup segitu-segitu aja. Selalu tidur tepat waktu dan bangun pagi hari, kadang sempet bobo siang juga. Asik kan?

3. Masih mandi cantik dan merawat badan (hairspa, maskeran, lulur, dll).

4. Kadang bersedia 'diculik' dari sore sampe malem cuman buat cari makan dan ngumpul-ngumpul yang cozy.

     Eeehh... Tau-taunya kelar aja nih tugas akhir, malah ketagihan pingin nambahin atribut lain. Bisa gitu ya? Apa ternyata aku orang idealis? Hmmm.. Aku sendiri pun bingung kayanya gak kerja segimana banget, tapi kelar juga. Puji Tuhan.

     Naah.. Balik ke topik awal, jadi buat aku tahun ini adalah tahun yang sangat menarik dan penuh tantangan. Salah satunya yaa menantang diri buat ambil topik yang jadi momok anak DKV. Awalnya takut, parno. Abis dijalanin yaudah jalan terus.. Meskipun belok-belok, melalui jalanan terjal, ban kempes, tapi toh akhirnya kelar juga. Yang penting punya tekad!

     Selain tantangan ambil branding jadi tugas akhir, aku punya tekad untuk membuat project besar di tahun ini. Semoga project ini kelar di tahun ini juga. Novel? Bukan kok. Something about graphic design.
Berita pertama: aku ditawari project besar untuk membangun perusahaan
Berita kedua: aku akan membuat beberapa project yang akan dijalankan sehabis tugas akhir ini.

Lalu, apa project-nya? Tunggu tanggal mainnya yaa!